FAQ Umum

Apakah yang dimaksud dengan Musrenbang?

Musrenbang atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan adalah forum antar pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah
(Pasal 1 angka 61 Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu)

Apakah Musrenbang RKPD?

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD adalah forum antar pemangku kepentingan yang diselenggarakan setiap tahun, dalam rangka menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Apakah dokumen RKPD itu dan apa fungsinya?

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan Daerah untuk periode 1 (satu) tahun. RKPD tersebut ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai dasar penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara (PPAS) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD)
(Pasal 1 angka 28, Pasal 149 ayat (5),  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah)

Apa saja tahapan dalam proses Musrenbang RKPD?

Pelaksanaan Musrenbang RKPD merupakan proses panjang dalam penyusunan dokumen RKPD. Musrenbang RKPD memiliki beberapa tahapan kunci (key stages) yang diawali oleh Rembuk Rukun Warga(RW). Kemudian secara berjenjang akan dilaksanakan Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kota/Kabupaten dan Musrenbang Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, dokumen RKPD yang telah disusun akan ditetapkan melalui Peraturan Kepala Daerah

Apa yang dimaksud dengan Rembuk RW?

Rembuk Rukun Warga (RW) adalah musyawarah masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) untuk mengidentifikasi masalah, kebutuhan, dan menentukan kegiatan untuk menyelesaikan masalah berdasarkan skala prioritas yang disepakati bersama
(Pasal 1 angka 68 Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu)

Apa yang berbeda pada pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2019?

Pada pelaksanaan Rembuk RW Tahun 2019, masing-masing RW akan didampingi oleh pendamping Rembuk RW, yang berasal dari masyarakat di lingkungannya masing-masing. Para pendamping Rembuk RW ini telah mendapatkan pelatihan yang diselenggarakan oleh masing-masing Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Kab (Subanppeko/Kab) pada bulan Desember 2018. Selanjutnya, para pendamping Rembuk RW tersebut akan bertugas membantu Ketua RW dalam menemukenali permasalahan yang ada di lingkungan RW masing-masing. 

Apa itu e-Musrenbang ?

e-Musrenbang adalah aplikasi perencanaan berbasis website dan mobile untuk mendukung pelaksanaan penjaringan aspirasi masyarakat melalui Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD

Apakah yang dimaksud dengan Infobang?

Infobang adalah informasi pembangunan yang akan dikerjakan pada tahun berjalan, termasuk di dalamnya usulan kegiatan mana saja yang diakomodir dalam APBD tahun berjalan

FAQ Teknis

Kapan proses Rembuk RW dimulai?

Mengacu pada Instruksi Gubernur, proses Rembuk RW dimulai dari minggu I s.d minggu IV Januari 2018
(Instruksi Gubernur Nomor 118 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Musrenbang Tahun 2019 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta)

Apa saja yang bisa diusulkan dalam Rembuk RW?

Anda dapat mengusulkan kegiatan yang diperlukan untuk mengatasi permasalahan di lingkungan RW anda sesuai dengan menu (template) kegiatan yang disediakan dalam kamus usulan, yang dapat dilihat di aplikasi e-Musrenbang

Apakah menu (template) kegiatan?

Menu (template) kegiatan adalah pilihan kegiatan standard terstruktur yang disediakan oleh Pemprov. DKI Jakarta dalam rangka mendukung pelaksanaan Rembuk RW. Menu (template) kegiatan ini selanjutnya dapat dipilih oleh masyarakat melalui forum Rembuk RW, guna menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan RW masing-masing

Mengapa Rembuk RW menggunakan menu (template) kegiatan?

Menu (template) kegiatan pertama kali disusun oleh Pemprov. DKI Jakarta pada tahun 2016 dengan menganalisa usulan-usulan warga dalam 5 tahun terakhir. Penggunaan menu (template) kegiatan bertujuan untuk memudahkan warga dalam melakukan usulan kegiatan, di mana warga hanya mengisi permasalahan yang terkait usulan kegiatan, volume usulan kegiatan, lokasi usulan kegiatan, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk usulan-usulan pelatihan

Apakah menu (template) kegiatan tersebut sama setiap tahunnya?

Tidak sama. Pemprov. DKI Jakarta melakukan review terhadap penggunaan menu (template) kegiatan setiap tahunnya guna menentukan menu (template) kegiatan yang dapat ditawarkan kepada warga pada tahun berikutnya

Di manakah kita bisa mengakses website e-Musrenbang?

Website e-Musrenbang dapat diakses pada alamat musrenbang.jakarta.go.id

Bagaimana dengan aplikasi mobile-nya?

Aplikasi mobile e-Musrenbang dapat diunduh pada google playstore dengan nama planJKT

Apakah membutuhkan user id dan password untuk mengakses e-Musrenbang?

Untuk mengakses e-Musrenbang tidak membutuhkan user id dan password. Penggunaan user id dan password hanya untuk melakukan input usulan Rembuk RW yang menggunakan menu (template) kegiatan, verifikasi dan validasi kegiatan

Bagaimana jika usulan yang ingin diajukan tidak terdapat di dalam menu (template) kegiatan?

Jika usulan yang ingin diajukan tidak terdapat di dalam menu (template) kegiatan, dapat diusulkan pada kanal usulan langsung pada e-Musrenbang, dengan memasukkan NIK pengusul terlebih dulu
Namun demikian, usulan langsung ini memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan dengan usulan Rembuk RW yang menggunakan menu (template) kegiatan

Apakah yang dimaksud dengan usulan langsung?

Usulan langsung adalah usulan yang langsung berasal dari masyarakat, yang diinput melalui kanal usulan langsung pada e-Musrenbang. Usulan langsung ini didesain untuk memfasilitasi warga masyarakat yang tidak dapat mengikuti Rembuk RW, namun ingin mengusulkan usulan pembangunan di wilayahnya

Apa perbedaan mekanisme usulan langsung dengan usulan yang menggunakan menu (template) kegiatan?

Usulan yang menggunakan menu (template) kegiatan akan dibahas, diverifikasi dan divalidasi secara berjenjang melalui Rembuk RW, Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kota/Kabupaten hingga Musrenbang Provinsi. Sedangkan usulan langsung akan diverifikasi dan divalidasi langsung oleh jajaran Bappeda dan SKPD/UKPD

Apakah ada kegiatan yang tidak boleh diusulkan?

Ada. Kegiatan yang tidak boleh diusulkan antara lain kegiatan yang sudah menjadi template Rencana Kerja (Renja) Kelurahan dan Kegiatan yang bersifat penangangan segera, yang dapat dikerjakan oleh pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU)

(Lebih detil dapat dilihat dalam Pedoman Rembuk RW)

Apakah boleh usulan yang sama dan sudah terdapat dalam menu (template) kegiatan melalui kanal usulan langsung?

Tidak boleh mengusulkan usulan yang sama ke dalam kanal usulan langsung

Siapakah yang memiliki user id dan password e-Musrenbang untuk melakukan input usulan?

Yang memiliki user id dan password e-Musrenbang untuk melakukan input usulan Rembuk RW adalah para Ketua Rukun Warga (RW) 

Bagaimanakah cara mendapatkan user id dan password ketua RW tersebut?

User id dan password dibagikan melalui Subanppeko/Kab., yang selanjutnya didistribusikan melalui Kelurahan di wilayah masing-masing

Bagaimana cara mendapatkan dasar hukum, pedoman dan form yang akan digunakan dalam Rembuk RW?

Dasar hukum, pedoman dan form dapat diunduh pada menu download dalam e-Musrenbang

Tanggal berapa Rembuk RW berakhir?

Jadwal keseluruhan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 118 Tahun 2018. Di dalam Ingub tersebut diatur range waktu pelaksanaan Rembuk RW. Jadwal terakhir melakukan input adalah pada saat fase Rembuk RW berakhir sesuai Ingub tersebut.
Disarankan agar pelaksanaan input keseluruhan selesai pada saat Rembuk RW dilaksanakan

Bagamana jika usulan tersebut sudah di usulkan tahun sebelumnya? Bagaimana memantau progresnya?

Jika mau memantau progres usulan tahun sebelumnya, silahkan dicari dalam e-musrenbang, di musrenbang.jakarta.go.id

Bagaimana cara melihat progress usulan di dalam sistem e-Musrenbang?

Bisa dilihat pada menu search di pojok kiri atas beranda e-Musrenbang, atau pilih menu arsip pada drop down menu di pojok kiri atas dan pilih musrenbang 2018. Setelah itu masukkan kode unik usulan kegiatan
Selain itu bisa juga dilihat pada menu Infobang untuk mengetahui usulan yang sudah diakomodir pada APBD Tahun 2019

Apakah boleh mengusulkan kembali usulan yang belum diakomodir di tahun 2018 pada Rembuk RW Tahun 2019?

Jika usulan yang diajukan pada tahun 2018 belum diakomodir, silahkan diusulkan kembali jika usulan tersebut memang merupakan prioritas wilayah Bapak/Ibu. Namun hanya untuk usulan yang belum menjadi prioritas SKPD pada tahun sebelumnya. Jika usulan tersebut sudah ditolak, tolong dicek kembali alasan penolakannya. Jika karena alasan teknis atau bukan kewenangan Pemprov. DKI Jakarta, akan sulit untuk diakomodir kembali

Kenapa saya tidak bisa login ke e-Musrenbang?

Hal ini biasanya terjadi karena Bapak/Ibu sudah pernah mengganti ganti pasword login Bapak/Ibu

Bagaimana jika saya lupa password untuk login ke e-Musrenbang?

Terdapat fasilitas tombol lupa password saat akan login, yang dapat dipilih jika Bapak/Ibu lupa password. Selanjutnya akan dikirim password ke alamat e-mail Bapak/Ibu yang sudah terdaftar. Jika cara tersebut tidak bisa dilakukan, silahkan berkoordinasi dengan Subanppeko/Kab. di wilayah masing-masing untuk melakukan reset password

Apakah aplikasi musrenbang tahun ini bisa diakses melalui jaringan internet yang menggunakan IndiHome atau Flash?

Seharusnya dalam mengakses e-Musrenbang di tahun 2019 ini, masalah tersebut sudah teratasi 

Apakah perlu login untuk melihat Infobang?

Untuk melihat Infobang, tidak perlu login menggunakan user id dan password. Silahkan dilihat pada menu Infobang yang sudah disediakan

Bagaimana cara melihat seluruh template usulan kegiatan?

Silahkan dilihat pada menu Panduan, kemudian pilih Template Usulan

Dapatkah kita melakukan monitoring status usulan melalui mobile apps planJKT?

Monitoring status usulan dapat dilakukan melalui website e-Musrenbang dan mobile apps planJKT

Apakah ada tutorial video untuk melakukan penginputan usulan kegiatan ke dalam e-Musrenbang?

Ada. Silahkan dilihat pada menu Panduan, pilih Video Tutorial

Apakah surat tugas sesuai form 4 rembuk RW juga diperuntukan bagi para pendamping Rembuk RW atau bagi para ASN Kelurahan?

Bagi para pendamping Rembuk RW yang berasal dari warga dan sudah direkrut serta mengikuti pelatihan, ditetapkan melalui SK Walikota/Bupati. Sedangkan Form 4 hanya untuk ASN pendamping dari Kelurahan setempat yang ditugaskan untuk melakukan monitoring pelaksanaan Rembuk RW

Apakah masih ada Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK)?

Pemprov. DKI Jakarta sudah tidak menjalankan program PPMK. Namun demikian, upaya pemberdayaan masyarakat dialihkan melalui program dan kegiatan yang lain

Apakah APBD Tahun 2019 sudah ditetapkan? Bagaimana cara melihatnya?

APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 sudah ditetapkan dan dapat diakses melalui e-Budgeting pada apbd.jakarta.go.id
Terkait dengan usulan yang sudah diajukan pada tahun 2018, Bapak/Ibu dapat melihatnya pada menu Infobang, yang datanya sudah terintegrasi dengan e-Budgeting

Jika usulan belum diakomodir, apakah bisa mengusulkan permasalahan yang sama dengan template yang berbeda?

Jika memang masih menjadi prioritas wilayah, silahkan diajukan. Jangan lupa persyaratannya dipenuhi dan dicek ulang alasan penolakan sebelumnya

Apakah boleh mengusulkan peralatan yang diperlukan untuk kesiapsiagaan bencana?

Penyediaan peralatan kesiapsiagaan bencana sudah masuk ke dalam rencana kerja (Renja) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sehingga tidak perlu diusulkan. Mohon dipertimbangkan pula lokasi penyimpanannya dan perawatannya jika mau diusulkan. Misalnya perahu karet, yang membutuhkan ruang yg cukup besar utk penyimpanannya, belum lagi utk perawatannya

Bagaimana melihat persyaratan bagi tiap usulan kegiatan?

Dapat dilihat pada menu panduan, pilih template usulan. Terdapat kolom Syarat dan Ketentuan usulan kegiatan

Apakah ada batasan maksimal usulan dari masing-masing RW?

Tidak ada pembatasan jumlah usulan dari masing-masing RW. Namun demikian, tetap wajib mempertimbangkan usulan yang akan diajukan dengan matang, apakah merupakan kebutuhan ataukah keinginan. Disarankan hanya menginput usulan yang merupakan kebutuhan masyarakat. Selain itu, setiap usulan wajib memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan

Apakah bisa mengunggah (upload) dokumentasi pelaksanaan Rembuk RW?

Bisa. Jika Bapak/Ibu login menggunakan user id Ketua RW, silahkan unggah (upload) foto dokumentasi pelaksanaan Rembuk RW melalui menu gallery (bukti pelaksanaan)

 

Dalam Infobang 2019, apakah usulan kegiatan yang masuk ke dalam APBD 2019 hanya yang memiliki detail saja atau keseluruhan?

Hanya yang ada kolom detail kegiatannya saja yang masuk ke dalam APBD 2019, sekaligus dapat dicek pada SKPD yang bersangkutan

Apakah sebaiknya tetap menggunakan password default atau perlu diganti?

Disarankan untuk mengganti password default dengan password sendiri. Hal ini berfungsi untuk menghindari penyalahgunaan password oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab

Apakah disediakan grup medsos untuk koordinasi/komunikasi jika ada pertanyaan/permasalahan?

Ada, menggunakan grup telegram dengan link https://t.me/musrenbangDKI2018 (silahkan sebelumnya Bapak/Ibu melakukan instalasi aplikasi telegram pada HP Android atau iPhone Bapak/Ibu)

Mengapa menggunakan aplikasi Telegram?

Penggunaan aplikasi Telegram dalam koordinasi lebih disebabkan karena kapasitas anggota grup dalam Telegram dapat mencapai 10,000 anggota, sedangkan kapasitas anggota dalam sebuah grup aplikasi Whatsapps (sementara ini) hanya 256 anggota. Mengingat jumlah RW se-Jakarta mencapai kurang lebih 2,737 RW

Bagaimana cara login ke dalam mobile apps planJKT?

Perlakuan penggunaan user id dan password pada mobile apps planJKT sama dengan website e-Musrenbang. Masyarakat tetap dapat mengakses informasi publik, mengusulkan usulan langsung dan berpatisipasi dalam swa pendanaan pembangunan tanpa harus login. Jika ingin login dalam ke dalam mobile apps planJKT untuk melakukan input usulan Rembuk RW, dapat login dengan menggunakan user id dan password yang sama dengan yang digunakan pada website e-Musrenbang